TUGAS INDIVIDU
“
NGAMEN PUISI “
“
waktu terus berjalan belajarlah dari masa lalu dan bersiaplah untuk masa depan
agar meberikan yang terbaik untuk hari ini dan esok”
DOSEN
PEMBIMBING :
MUSTAKIM
JM.,M.Pd
Disusun
oleh:
GUSTIN RAHMANI YULITA (1888203057)
Pendidikan
Bahasa Inggris
Kelas
1.1
UNIVERSITAS
LANCANG KUNING
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
JL.
YOS SUDARSO KM.8 RUMBAI
PEKANBARU
2018/2019
Foto Bersama Wira Igal Kurniawan
Fakultas Ilmu Budaya Semester 9
Rabu ,03 Oktober 2018.
Pengambilan foto dilakukan setelah selesai wawancara bersama Bang Wira Igal
Kurniawan
Jam 11.15 WIB.
Nama
Ketua Dan Pelaksana “ Ngamen Puisi”
Ketua Pelaksana : Midun Al-Hakurrahawi
Ketua Sanggar : Awi Andjung
Pembawa Acara : Sejtangkir Berlian
Narasumber : Wira Igal Kurniawan
Cabang Seni Yang Ditampilkan : 1. Satra
2. Teater
3. Music
4. Seni Tari
5. Seni Rupa
Tujuan Dari Acara “ Ngamen Puisi “
Menurut Narasumber “ Wira Igal Kurniawan “ Tujuan dari
ngamen puisi yaitu :
Untuk membantu sahabat atau keluarga kita yang
terkena musibah tsunami dan gempa di mamuju, palu dan donggala untuk dengan
cara diadakannya “ngamen puisi” untuk mengumpulkan sumbangan dari mahasiswa. mempunyai
nilai sosial yang memiliki beragam aksi memberikan pandangan pada kawan-kawan
untuk memberikan sedikit rezkinya membantu saudara kita yang terkena bencana
,khususnya bencana gempa yang melanda kota Palu Dan Donggala.
Manfaat dari acara “ Ngamen Puisi “
Untuk mengembangkan bakat,
keahlian dan kemapuan yang dimiliki setiap mahasiswa dan juga memotivasi dalam
bidang seni dan melatih mental mahasiswa itu sendiri . Dalam sastra sendiri
tergantung dari diri pribadi apakah membawa kegembiraan atau kesedihan . Kegiatan
ngamen puisi sangat positif karena bisa
membantu khusus nya keluarga dan
sahabat kita di Palu Dan Donggala.manfaat dari acara ini tidak hanya sebagai
media hiburan tetapi sebagai kepedulian kita antar sesama manusia yaitu dengan
cara menyumbangkan sedikit rezki kita .
Filosofi “Ngamen Puisi”
Menurut Wira Igal Kurniawan
Kita sebagai warga
Indonesia memiliki semboyan Negara yakni “bhineka tunggal ika”berebeda-beda
namun tetap satu jua. Indonesia terkenal memiliki beragam
ras,suku,agama,adat-istiadat serta kebudayaan.kita di ibaratkan sebagai pohon
jika dahannya patah kita juga ikut merasakan apa yang di rasakan nya jadi
meskipun jarak antar kita dan palu agak jauh namun kita tetap tolong menolang walaupun tidak seberapa.
Bagaimana perasaan Wira
Igal Kurniawan mengikuti acara ngamen puisi ?
Perasaannya
alhamdullilah senang karena setidaknya kita bisa membantu keluarga kita yang
ada di Donggala Dan Palu.
Wira Igal Kurniawan seseorang
penulis puisi yang berjudul “ Menyurati Bulan “ yang telah dibagikan melalui Sosial
Media, Media Cetak Seperti Riau Kepri, Riau Pos Dan Tabloid Tanjak. Puisi Menyurati
Bulan di buat berdasarkan masa lalu nya sendiri.
KOMENTAR
Menurut saya acara nya
bagus dapat menghibur mahasiswa yang istirahat makan di kantin dan acaranya
dapat mengembangkan bakat dan minat mahasiswa dalam acara tersebut ,selain itu
seharusnya acara ini di adakan di tempat yang agak tertutup agar para penampil
dan penonton tidak kepanasan ,memang bagus juga di adakan di kantin karena
banyak orang nya otomatis banyak juga dapat sumbangan dan acaranya harus
diumumkan di setiap fakultas agar semua mahasiswa tahu acaranya sehingga bisa
mengumpulkan dana lebih banyak . dan acaranya setiap fakultas harus ada
perwakilan untuk acara “ ngamen puisi”.
PENDAPAT
Menurut saya acara ini
sangat membangun dan menghibur dan yang ditampilkan pun sangat memukau dan
mendorong mahasiswa ikut dalam berpatisipasi kepada masyarakat yang terkena
musibah dan meningkatkan rasa sosialisme kita,penampilannya sangat menarik,dan
memiliki bakat yang sangat luar biasa,rasa kepeduliaanya terhadap sesame
manusia sangat tinggi,dan memiliki mental yang berani serta memiliki ide yang
sangat bagus dengan mengadakan acara ngamen puisi tersebut dan acaranya sangat
positif bisa mengembangkan minat ,bakat dan motivasi mahasiswa terhadap acara
“ngamen puisi”.
SARAN
Menurut saya acara ngamen puisi diadakan diluar
kampus agar banyak masyarakat yang membantu saudara kita di palu dan donggala.
Acaranya dilakukan di hari libur karena banyak masyarakat yang santai-santai
contohnya di taman PCR ditambah lagi ada penampilan dari mahasiswa untuk
menghibur masyarakat agar mau memberikan sedikit rezeki nya kepada saudara kita
yang membutuhkan bantuan. Dan dikatin juga dilakukan ngamen puisi agar
mahasiswa dapat terhibur dengan acara tersebut sehingga mereka memberikan
sedikit rezeki mereka.
KRITIK
Acara nya kurang diketahui oleh semua fakultas
sehingga sedikit mahasiswa yang menyumbangkan dana . Acara nya juga sangat mengganggu ketenangan bagi yang
kurang suka keramaian.lebih baik acaranya dilaksanakan di gedung dan mengundang
mahasiswa agar banyak mendapatkan sumbangan dan berguna bagi saudara kita di
palu dan donggala. Acaranya kurang perhatian dari pihak kampus maunya acaranya
dikumpulkan semua mahasiswa agar dapat menyaksikan acara tersebut.
IDE
Acaranya lebih baik diadakan diluar agar dikenal
masyarakat karya mahasiswa unilak sehingga penggalangan dana pun banyak dan
dapat membantu saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami ,jika acara
ini juga di adakan di luar unilak otomatis
masyarakat luar lebih banyak mengetahuinya. Acara dilakukan seperti di jalan,
taman hiburan pada waktu hari libur.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar